Senin, 23 Mei 2011

Hindari Kanker payudara dengan vitamin D

Klikdokter.com. dr. Tri Rejeki Herdiana Penelitian menemukan bahwa pasien dengan kanker payudara yang mempunyai kadar vitamin D yang rendah dapat dengan cepat meninggal akibat penyakitnya atau mudah menyebar dibandingkan dengan pasien yang cukup nutrisi. Penelitian membuktikan Vitamin D (vitamin cahaya matahari) mempunyai benefit atau kecenderungan sebagai anti kanker.
Vitamin D dibentuk oleh kulit kita dari cahaya matahari. Terlalu lama terpapar dengan sinar matahari dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit, namun para dokter percaya kulit yang terkena cahaya matahari selama 15 menit dalam beberapa hari seminggu tanpa tabir surya (sunscreen) dapat memberikan benefit pada kesehatan. Selain itu vitamin D dapat ditemukan pada ikan salmon, tuna dan minyak ikan lainnya dan juga secara rutin ditambahkan dalam susu, namun hanya kadar nutrisi yang masuk dalam darah sangat sedikit bila melalui makanan.

Bagi mereka yang mempunyai kadar vitamin D dalam darah tinggi dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara sebanyak 50 persen, namun sangat sedikit wanita dalam keadaan tersebut. Kadar vitamin D yang tinggi dalam darah memerlukan konsumsi 1000 international unit (IU) vitamin D sehari dan kebanyakan wanita di Amerika hanya dapat sebanyak 320 IU.
Dilaporkan dalam penelitian hanya 24 persen wanita yang ikut dalam penelitian mempunyai kadar vitamin D yang cukup pada saat pertama kali mereka didiagnosis kanker payudara. Sisanya kira-kira hampir 2 kali nya mempunyai kadar vitamin D yang rendah saat pertama kali terkena kanker payudara atau menyebar setelah 10 tahun dan lebih dari 73 persen cenderung untuk meninggal akibat dari penyakit tersebut. “Angka diatas menggambarkan perbedaan yang sangat besar dan baru kali ini vitamin D dihubungkan dengan kanker payudara” kata Dr. Pamela Goodwin dari Rumah Sakit Mount Sinai, Toronto.

Namun orang-orang sebaiknya tidak langsung konsumsi suplemen vitamin D secara berlebihan. Para ahli tidak setuju berapa kadar vitamin D yang orang butuhkan dalam tubuh, dan bila kebanyakan juga tidak baik bagi kesehatan. Sangat sulit untuk memberikan rekomendasi yang tepat, sebab setiap individu mempunyai kadar basal yang berbeda-beda yang juga dipengaruhi oleh sinar matahari, jenis kulit, dan waktu. Dokter menyarankan bagi penderita kanker payudara untuk memeriksakan kadar vitamin D dalam darah, untuk melihat terdapat kekurangan atau tidak.

Kanker payudara merupakan kanker yang paling sering terjadi pada wanita. Diperkirakan pada tahun ini terdapat 184,450 kasus kanker payudara dan 40,930 kematian dari penyakit ini di Amerika Serikat.[](TRH)

Makin Ruwet Otak Menandakan Makin Pintar

Jakarta, Sebagian besar masyarakat sering mendengar istilah bahwa semakin ruwet saraf-saraf yang ada di otak maka akan membuat seseorang semakin pintar. Tapi benarkah kabar tersebut?

Setiap otak manusia selalu berevolusi dan akan tumbuh lebih besar untuk mengakomodasi semua fungsi-fungsi di dalam tubuh. Kondisi inilah yang membedakan otak manusia dengan hewan.

Pada otak manusia yang normal ada sebuah alur besar yang disebut dengan fissures, alur kecil yang disebut dengan sulci dan lipatan luar yang disebut dengan gyri yang mengikuti pola setiap orang.

Otak manusia akan melakukan perubahan ketika seseorang belajar. Para peneliti menemukan ketika seseorang belajar sesuatu atau menerima rangsangan maka sinapsis (hubungan antar neuron) dan sel-sel darah akan mendukung pembentukan neuron dan meningkatkan jumlah sinapsis yang ada.

Semakin ruwet atau banyaknya sinapsis yang terbentuk di dalam otak menunjukkan bahwa orang tersebut sering mempelajari berbagai hal baru atau sering menerima rangsangan, seperti dikutip dari NYTimes, Senin (23/5/2011).

Jika sinapsis yang ada di otak banyak atau terlihat ruwet maka menandakan adanya koneksi yang bagus antara sel-sel saraf di otak. Sedangkan orang yang otaknya lebih halus menunjukkan bahwa ia lebih sedikit menerima stimulasi atau mempelajari hal-hal baru.

Jika seseorang sering mempelajari hal-hal baru dan menerima rangsangan dengan baik, maka pengetahuannya akan bertambah dan sinapsis yang terbentuk semakin banyak. Kondisi ini yang seringkali dikaitkan dengan kecerdasan.

Seseorang terlahir dalam keadaan otak yang lebih halus dan tidak ada kerutan, terutama janin di awal perkembangannya memiliki otak yang kecil dan sangat halus. Kerutan di otak mulai muncul saat mencapai usia 40 minggu, dan semakin sering anak menerima rangsangan maka kerutan di otaknya akan semakin bertambah. Selain itu kerutan yang muncul di otak juga menandakan bahwa otak seseorang tetap sehat.
(ver/ir) detik health

Seminar Kesehatan Ahad 29 Mei 2011

Ikuti Seminar Kesehatan praktis
"Pola hidup sehat dengan aktivitas islami"
Ahad 29 Mei 2011 jam 8.30-12 di aula Universitas An Nuaimy
Jl Seha Kebayoran Lama

Ciri-ciri Orang Bahagia Senang Pergi ke Museum

Trondheim, Norwegia, Kebahagiaan seseorang dalam hidup bisa dilihat dari perilakunya sehari-hari. Selain rajin ikut kegiatan rohani, penelitian menunjukkan bahwa sering pergi ke museum juga termasuk ciri-ciri orang yang puas dan bahagia dengan hidupnya.

Dalam sebuah penelitian di Norwegia, pergi mengunjungi museum memiliki pola hubungan yang sama dengan menonton acara kebudayaan seperti pameran lukisan dan festival tari tradisional. Hobi menonton acara kebudayaan juga menunjukkan seseorang lebih bahagia.

Hubungan antara perilaku tersebut dengan kebahagiaan hidup dan kesehatan jiwa secara umum teramati baik pada pria maupun wanita. Namun pada pria pengaruhnya relatif lebih besar yakni 9 persen, dibandingkan pada wanita yang hanya sekitar 3 persen.

Hasil penelitian ini sudah disesuaikan dengan berbagai faktor yang bisa mempengaruhi aspek psikologis, termasuk kebiasaan merokok, konsumsi alkohol serta faktor sosial dan ekonomi. Bahkan dalam penelitian ini, kebiasaan olahraga terbukti mempengaruhi kebahagiaan.

Penelitian yang dipimpin oleh Koenraad Cuypers dari Norwegian University of Science and Technology ini melibatkan 50.000 partisipan yang diamati terus menerus selama 3 tahun. Aktivitas kebudayaan yang diamati antara lain pergi ke museum, pameran seni, konser musik dan film.

Selain lebih bahagia, partisipan yang gemar menonton aktivitas kebudayaan juga menunjukkan kecenderungan lain. Di antaranya 14 persen lebih puas dengan hidupnya, 13 persen lebih jarang merasa gelisah dan 12 persen lebih jarang mengalami depresi.

Dalam laporannya yang dimuat dalam Journal of Epidemiology & Community Health, Cuypers mengatakan bahwa aktivitas tersebut diyakini mempengaruhi fungsi otak, pikiran dan sistem kekebalan tubuh. Kebiasaan ini juga sangat mempengaruhi kesehatan dengan mengurangi level stres.

Perangi Bau Mulut dengan Makanan Ini

Jakarta, Bau napas yang tidak sedap bisa dipicu oleh berbagai faktor, salah satunya dari makanan. Makanan tak hanya bisa menyebabkan bau mulut, tetapi juga bisa membantu menghilangkan bau tersebut. Makanan apa saja yang bisa memerangi bau mulut?

Bau mulut atau halitosis, disebabkan oleh berbagai alasan antara lain makan makanan tertentu, merokok, penyakit gusi, mulut kering dan bakteri mulut. Selain menyikat gigi dan mengunjungi dokter gigi secara teratur, ada makanan yang dapat Anda makan untuk memerangi bau mulut.

Berikut beberapa makanan penghilang bau mulut, seperti dilansir Livestrong, Selasa (24/5/2011):

1. Apel
Apel adalah salah satu makanan terbaik yang dapat memerangi bau mulut. Tekstur apel yang keras membantu menghilangkan kehilangan plak di gigi. Karena mulut kering menyebabkan bau mulut, air dari buah apel juga membantu memerangi masalah ini. Apel dapat memberikan kebutuhan kelembaban mulut untuk menghilangkan bakteri.

2. Peterseli
Bumbu dan rempah-rempah juga bisa menjadi alternatif untuk menghilangkan bau mulut. Peterseli adalah ramuan hebat yang tidak hanya menyingkirkan bau mulut, tetapi juga membuatnya aromanya menjadi lebih baik. Pererseli telah digunakan selama berabad-abad terutama karena mengandung klorofil, yaitu yang berperan sebagai penyegar napas.

3. Yogurt
Produk susu tertentu dapat memberikan bantuan untuk menghilangkan bau mulut. Konsumsi harian yoghurt secara drastis dapat mencegah dan mengurangi halitosis.

Dalam studi yang disampaikan kepada International Association for Dental Research, Dr Kenichi Hojo dan tim peneliti Jepang menemukan bahwa yoghurt tanpa gula dapat mengurangi senyawa berbau busuk yang menyebabkan bau mulut.

4. Stroberi
Stroberi adalah buah lain yang dapat menjadi solusi untuk bau mulut. Stroberi tidak hanya mencegah mulut kering, tetapi juga mengandung sejumlah besar vitamin C. Lingkungan tinggi vitamin C membuat sangat sulit bagi bakteri dan kuman untuk berkembang biak.

Makan stroberi dan makanan lain yang kaya vitamin C sangat mengurangi bau mulut. Selain itu, 2.000 sampai 6.000 mg vitamin C diminum setiap hari, membantu menyembuhkan penyakit
mulut dan gusi.

Senin, 02 Mei 2011

Khasiat Buah Tomat

Klikdokter.com DR. John Cook Bennet dari Wiloughby University, Ohio dalam penelitian yang telah diterbitkan menyebutkan bahwa tomat berkhasiat untuk mengobati diare, serangan empedu,gangguan pencernaan dan memulihkan fungsi lever.

Peneliti lain dari Rowett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia, juga berhasil menemukan manfaat tomat lainnya. Menurutnya, gel berwarna kuning yang menyelubungi biji tomat dapat mencegah penggumpalan dan pembekuan darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

Hal ini juga diakui oleh dokter gizi, Dr. Leane Suniar Manurung, MSc. Melihat khasiat tomat begitu banyak, maka tomat baik dikonsumsi siapapun sejak usia dini. “Apalagi tomat juga timggi kandungan vitamin C dan vitamin A, yang bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh.” Tapi tomat seperti apa yang baik dikonsumsi? Jika melihat dipasaran, kita bisa menemukan tomat dengan dua warna, yakni warna merah dan hijau. Perbedaan warna ini menunjukan kandungan vitaminnya.

Menurut Leane, tomat yang baik dikonsumsi adalah tomat merah. Tomat berwarna merah mengandung vitamin C dan vitamin A lima kali lebih banyak dibandingkan dengan tomat hijau. Semakin matang tomat, semakin kaya kandungan vitaminnya. “Karena itu anak kecil sebaiknya dibiasakan banyak makan tomat merah. Ini penting untuk kesehatan matanya,” ujar Leane. Jadi, tak pelu ragu memberi si kecil tomat. Sejak usia 6 bulan, seorang anak mulai dibiasakan memakan tomat yang dicampur dengan sayuran lainnya.

Dalam pigmen warna merah pada tomat, mempunyai nilai lebih lainnya. Warna merah pada tomat lebih banyak mengandung lycopene, yaitu suatu zat antioksidan yang dapat menghancurkan radikal bebas dalam tubuh akibat rokok, polusi dan sinar ultraviolet. Selain itu, belakangan diketahui lycopene juga berkhasiat membantu mencegah kerusakan sel yang dapat mengakibatkan kanker leher rahim, kanker prostat, kanker perut dan kanker pankreas. “Memang lycopene tidak hanya ditemukan pada tomat, tetapi juga pada anggur merah, semangka dan pepaya. Namun, lycopene yang paling banyak terdapat pada tomat.” terang Leane.

Untuk mendapat khasiatnya, terutama untuk orang dewasa, lanjut Leane tomat sebaiknya dimakan setiap pagi sebanyak satu atau dua buah. Rasa asam pada tomat berasal dari kandungan asam sitrat menyebabkan tomat terasa segar, sehingga dapat menambah nafsu makan. Rasa asam ini sangat baik dokonsumsi saat kita mengalami mual atau dikonsumsi oleh para wanita yang mengalami PMS (Pre-Menstrual Syndrome). Jika tak kuat dengan rasa masamnya, terutama untuk yang yang memiliki penyakit maag, Leane tak menyarankan mengkonsumsinya walapun dalam bentuk jus yang sudah ditambah gula, sebab akan memperburuk kondisi penyakit.[](AG)

Awet Muda Dengan Tempe

Klikdokter.com. Tempe memiliki kandungan isoflavon yang kaya yang terbukti mampu menghambat proses penuaan dini khususnya untuk wanita menjelang masa menopause.

Hal ini diperkuat dengan riset yang dilakukan staf pengajar Fakultas Kedokteran Undip Semarang, DR. dr. Prasetyowati, Sp.KK. yang menguji sekitar 30 responden wanita yang diminta mengkonsumsi kapsul berisi ekstrak isoflavon kedelai tempe selama tiga bulan.

Dari hasil yang dicatat, ternyata kulit mereka lebih kenyal dibandingkan dengan responden yang tidak diberi ekstrak isoflavon. Menurut Prasetyowati hormon ekstrogen dalam isoflavon kedelai bisa menghambat penuaan. Selain itu mengonsumsi kedelai untuk menjaga kecantikan selain murah juga aman, dibanding bahan kimiawi yang menjanjikan hasil cepat namun beresiko.

Dokter yang meraih penghargaan atas penelitiannya ini menyarankan kaum hawa agar menggunakan bahan alami sebagai resep menjaga badan tetap sehat dan cantik di usia paruh baya. Menurutnya wanita paruh baya setiap hari paling tidak membutuhkan 50-100 miligram isoflavon. Bila setiap 60 gram tempe mengandung 10 mg isoflavon, maka perempuan pada usia senja harus lebih banyak mengonsumsi tahu dan tempe. Sepotong tempe mengandung berbagai unsur bermanfaat, seperti karbohidrat, lemak, protein, serat, vitamin, enzim, daidzein, genisten, serta komponen antibakteri bermanfaat untuk kesehatan.

Tempe makanan yang sering dijumpai di rumah maupun di warung-warung, sebagai pelengkap hidangan ternyata memiliki kandungan dan nilai cerna yang lebih baik dibandingkan dengan kedelai. Oleh karena itu, tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga lansia), sehingga bisa disebut sebagai makanan semua umur.

Selain itu, pada tempe juga terjadi peningkatan nilai gizi seperti kadar vitamin B2, vitamin B12, niasin, dan asam pantorenat. Bahkan hasil analisis, gizi tempe menunjukkan kandungan niasin sebesar 1.13 mg/100 gram berat tempe yang dapat dimakan. Kandungan ini meningkat kurang lebih 2 kali lipat setelah kedelai difermentasi menjadi tempe. Karena kadar niasin pada kedelai hanya berkisar 0,58 mg, tempe dapat dikonsumsi dalam tiga bentuk utama.[](AG)