Apakah Anda merasa enggan untuk berkebun karena enggan
bersimbah tanah dan lumpur? Jika ya, berarti Anda perlu memperbarui cara
pikir Anda, karena beberapa penelitian menunjukkan bahwa berkebun
memiliki manfaat untuk kesehatan mental dan fisik, lebih dari yang Anda
bayangkan. Apalagi, ide untuk mendapatkan makanan gratis—di era
materialistik—ini tentu akan menyelematkan beberapa rupiah dari dompet
Anda.
Nah, inilah 4 manfaat
mengejutkan dari berkebun yang akan merubah paradigma Anda.
Meningkatkan kepuasan hidup
Sulit
untuk tidak menikmati hidup jika Anda dikelilingi oleh bunga-bunga
indah, tanaman-tanaman hijau, dan berbagai kehidupan liar yang diundang
oleh tanaman-tanaman ini. Profesor dari Univeristy of Texas
dan Texas A&M memberikan pertanyaan pada 298 orang dewasa tentang
bagaimana cara mereke untuk meningkatkan “semangat hidup”, tingkat
optimisme, dan ternyata berkebunlah jawabannya. Mereka yang berkebun
memiliki nilai yang lebih tinggi untuk hal-hal tersebut dibandingkan
dengan mereka yang tidak berkebun.
Menurunkan
risiko osteoporosis
Anda mungkin tidak terkejut
jika tahu bahwa berkebun dan berbagai aktivitas fisik yang menyertainya
akan membuat berat badan Anda berkurang dan kesehatan meningkat. Tidak
hanya itu, aktivitas fisik juga akan meningkatkan kualitas tulang Anda
juga. Dalam sebuah studi oleh University of Arkansas yang melibatkan
3.310 wanita lanjut usia, mereka menemukan bahwa wanita-wanita yang
melakukan pekerjaan apapun di halaman ataupun berkebun memiliki tingkat
osteoporosis lebih rendah dibandingkan mereka yang melakukan jogging,
berenang, ataupun aerobik.
Menurunkan risiko
diabetes
Salah satu komponen utama untuk
menghindari diabetes adalah dengan melakukan aktivitas fisik secara
cukup. Menurut penelitian dari Kansas State University, orang yang
berkebun secara aktif dengan mudah mendapatkan waktu sekitar 150 menit
per minggu, lebih dari yang direkomendasikan. Begitupun dengan mereka
yang berkebun sebagai hobi, biasanya juga memiliki waktu yang tidak jauh
berbeda. Ditambah lagi, dengan menanam sendiri bahan makanan di kebun,
Anda memiliki stok makanan segar yang akan menjauhkan tubuh dari
diabetes. Sebuah studi menunjukkan bahwa rasio diabetes lebih rendah di
wilayah yang memiliki komunitas berkebun, atau di tempat yang masih
melakukan kegiatan berkebun di halaman.
Tidur
nyenyak
Manfaat kesehatan mental dari berkebun
sangatlah luar biasa hingga bidang medis menyebutnya sebagai terapi
hortikultura, yang dikembangkan untuk membantu orang-orang yang memiliki
kelainan psikiatrik. Studi terhadap orang yang menderita dementia dan
kegelisahan menemukan bahwa berkebun dapat membantu mereka untuk
menenangkan gejolak, juga mendapatkan tidur yang lebih baik dan
meningkatkan kualitas istirahat mereka. Penelitian lainnya yang
dilakukan oleh International Society for Horticultural
Science mewawancara 42 orang penderita kanker dan yang bukan
penderita kanker. Mereka menemukan bahwa orang-orang ini menggunakan
berkebun sebagai salah satu cara untuk menghadapi situasi hidup yang
sulit.
Jadi, mulailah berkebun dan manfaatkan lahan
yang ada di rumah Anda. Jika Anda tidak memiliki tempat, ada berbagai
jenis metode berkebun baru yang kini tidak lagi membutuhkan lahan luas
yang mungkin cocok untuk Anda. [Tika/Mizan.com, Diolah dari: MNN]